Starategi Pemasaran UMKM di Era Digital

Halo, nama saya Michale. Saya mahasiswa semester 6. Kali ini saya akan membahas strategi pemasaran UMKM di Era Digital, untuk melaksanakan tugas Digital Marketing.

UMKM masa kini sudah harus mengikuti perkembangan zaman jika tidak ingin tertinggal dibelakang. Supaya bisa lebih siap memasuki ekosistem ekonomi digital, berikut ini terdapat beberapa strategi pemasaran UMKM di era digital : 

1. Influencer atau KOL (Key Opinion Leaders)

Strategi dengan menyawa jasa influencer tau KOL adalah salah satu tren yang sangat digemari di era digital ini. Apalagi kalau bukan karena sosok influencer itu sendiri dan bagaimana kreativitasnya untuk mempromosikan suatu produk/jasa. 

Strategi pemasaran influencer atau KOL memiliki beberapa kelebihan yaitu tingkat brand awareness yang dibangun tinggi dan bisa menjangkau banyak konsumen. namun, yang harus diperhatikan pada strategi pemasaran dengan influencer atau KOL cenderung memiliki biaya khusus sesuai dengan yang ditargetkan. Proses pemilihan Influencer atau KOL juga harus diperhatikan agar tidak salah memilih target.

Untuk menggunakan jasa influencer atau KOL, brand atau perusahaan tersebut  bisa langsung mengirimakn proposal atau ajakan kerjasama ke email mereka. Biasanya influencer atau KOL mencatumkan alamat email bisnis yang dicantumkan di profil/bio sosial media.

2. Sosial Media Ads

Seiring perkembangan tren, sekarang media sosial tidak hanya digunakan untuk menampilkan foto-foto produk/jasa saja. Tetapi media sosial juga menjadi tempat sebuah brand atau bisnis start up memasang iklan dan langsung terhubung pada situs marketplace/website usaha. Cara tersebut yaitu dengan social media ads.

Sosial media ads memungkinkan untuk menjaring pengguna media sosial yang belum atau sudah mengetahui brand atau bisnis startup tersebut. tidak semua orang bisa melihat dan mencari tahu akun sebuah brand atau bisnis startup secara langsung.

Sebaliknya, media sosial seperti Instagram dan Facebook memunculkan postingan akun usaha secara acak. Jadi sosial media ads membantu sebuah brand atau bisnis startup dapat terlihat berulang kali dan muncul pada akun orang-orang yang memiliki alogaritma pencarian yang sama dengan jenis usaha tersebut.

3. Google Bisnisku

Google Bisnisku merupakan sebuah fitur yang berfungsi untuk memudahkan konsumen untuk mengetahui sebuah informasi dari suatu bisnis secara lengkap. informasi ini meliputi alamat, kontak, jam operasional, website usaha, hingga review konsumen terhadap sebuah usaha. Dengan Google Bisnsku, sebuah usaha akan secara otomatis terdeteksi pada Google Maps. Jadi akan memudahkan konsumen untuk mencari lokasi usaha tersebut.

4. SEM (Search Engine Marekting)

SEM atau Search Engine Marketing adalah strategi pemasaran online yang dilakukan pada mesin pencarian (search engine), seperti pada Google, Yahoo Search, Bing, dan Yandex. Namun, mesin pencarian yang paling terkenal dan sering digunakan adalah Google.

SEM bekerja dengan cara menampilkan hasil pencaraian kata kunci (keyword) yang sesuai atau terkait dengan sebuah produk/jasa. Website usaha tersebut akan muncul beserta gambar dan juga harga produk/jasa di tampilan awal mesin pencarian.   

5. Email Marketing

Email Marketing merupakan email yang dikirimkan kepada konsumen mengenai informasi terbaru tentang bisnis terkait. Contohnya seperti pemberitahuan promo, sale, atau produk/jasa baru.

Bagi sebagian orang, email marketing sering dianggap spam, apalagi bagi konsumen yang tidak mengiraukan email. Namun, sebuah studi yang dilakukan McKinsey & Company menyatakan bahwa email marekting ternyata 40 kali lebih efektif untuk mendapat konsumen dari sosial media lain. Keefektifan ini dipicu karena email marketing bisa menjangkau ranah personal konsumen yaitu pada kotak masuk email pribadi mereka.

6. Tik Tok

Bisnis Tik Tok dan berbagi video terkait video produk/jasamu. Melalui video-video tersebut menampilkan dengan jelas informasi produk/jasamu. Karena berbentuk video, kamu bisa menjelaskan informasi lebih detail seperti cara pemakaian atau kreasi terkait produk. 

seiring perkembangan kebutuhan pengguna, mulai tahun 2020, Tik Tok membuat optimasi fitur iklan (ads) yang diberi nama TikTok for Business. Cara kerjanya sama seperti Google Ads, dimana kita bisa membuat iklan lewat berbagai macam pilihan. Ada 4 macam video TikTok For Business :

a. Pre-Roll ads : Video iklan yang dimulai saat pengguna pertama kali membuka aplikasi Tik Tok

b. In-Feed ads : Video iklan saat pengguna melakukan scrolling feed Tik Tok

c. Promoted hastag challenges : Video yang mendorong pengguna Tik Tok untuk menggunakan tagar khusus usahamu

d. Branded effects : Berupa filter khusus pada Tik Tok yang menampilkan informasi brand sebuah usaha.



Comments

Post a Comment